Pria mungkin bisa dengan cepat dan mudah saat harus membuat keputusan berisiko. Tapi, ada satu keputusan yang sulit diambil pria dan selalu mengandalkan pasangannya, yaitu seputar penampilan. Terutama, soal pilihan busana untuk dikenakan ke kantor.


Hal ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan oleh Style Pilot, sebuah situs fashion pria, pada 1.000 pria. Sebanyak 50 persen pria mengaku secara psikologis "dipakaikan busana" oleh pasangannya. Mulai dari memilih kemeja, celana, hingga memadukan dasi.

Survei ini dilakukan pada pria berusia 18 hingga 60 tahun, untuk mengetahui kebiasaan busana mereka. Tiga dari sepuluh pria mengaku kalau busana mereka dibelikan atau dipilihkan oleh sang ibu.

Lalu, satu dari enam pria mengaku kalau menerima saran seputar penampilan dari wanita dengan alasan untuk "mempermudah hidup". Sebanyak 12 persen responden mengaku pengetahuannya seputar fashion sangat kurang.

"Banyak pria yang ingin berpenampilan lebih baik, tetapi kurang memiliki pengetahuan seputar mode dan tingkat kepercayaan diri yang kurang," kata juru bicara www.StylePilot.com, seperti dikutip dari Daily Mail.

Alasan tersebut jadi pemicu utama mengapa pria sangat bergantung pada wanita terutama pasangannya, soal penampilan. Baik dalam memilih busana kerja, busana resmi untuk menghadiri undangan, hingga membeli pakaian dalam.


sumber: kosmo.vivanews.com