Adalah hak Anda untuk mendapatkan penyesuaian gaji, terlebih lagi jika prestasi mendukung. Untuk itu dibutuhkan trik yang tepat saat melakukannya. Agar Anda tidak berkesan menuntut!

Umumnya standar perusahaan memberikan kenaikan gaji didasari dua hal, kenaikan berkala yang disesuaikan dengan kondisi global ekonomi, sepeti laju inflasi, dan sebagai bagian dari penghargaan terhadap prestasi yang diraih karyawannya. Besar kenaikan pun beragam.

Seringkali jika berhubungan dengan prestasi kerja, ada kemungkinan jumlah kenaikan yang diberikan tidak sebesar yang kita harapkan. Bahkan, Anda mungkin merasa belum mendapat kenaikan sama sekali. Anda dapat mempertanyakannya, tetapi tentu saja dengan menyiapkan strategi terlebih dulu.





Bersikap persuasif.
Ingatlah bahwa akan sangat sulit jika Anda mempertanyakan kenaikan ini dengan cara menuntut. Melakukannya dengan cara ini justru membuka kemungkinan rusaknya hubungan baik Anda dengan atasan. Sebaliknya, akan lebih mudah jika Anda mengungkapkan betapa Anda akan berusaha lebih baik lagi jika mendapatkan penghargaan yang sesuai

Bersikap realistik.
Kebanyakan peneliti di bidang manajemen menemukan adanya korelasi yang erat antara aspirasi seseorang dan hasil yang akan diraihnya saat melakukan negosiasi. Ini berarti, ketika Anda menegosiasikan penyesuaian, ungkapkan pula gagasan Anda yang dapat mendorong atasan menyadari kemampuan Anda, agar pada akhirnya ia memberi persetujuan.

Mulailah dengan ramah.
Agar dapat berlaku persuasif, Anda perlu meyakinkan atasan bahwa Anda juga siap mendengar dan memahami pandangannya. Dengan demikian Anda mengirimkan pesan bahwa Anda pun berharap perlakukan yang sama darinya. Suasana ini dapat mendukung Anda bekerja sama dengan baik. Hindari kalimat bernada mengancam, dengan intonasi suara menuntut yang bernada tinggi.

Jelaskan maksud Anda.
Ada baiknya Anda menjelaskan bahwa penyesuaian yang Anda harapkan, tidak semata-mata berhubungan dengan gaji. Luaskan pandangannya bahwa penyesuaian yang Anda butuhkan juga berupa perbaikan kondisi kerja dan kejelasan tanggung jawab. Dengan demikian, atasan dapat melihat bahwa Anda siap bekerja keras, dan pantas mendapatkan penyesuaian

Kenali kebutuhan perusahaan dan atasan.
Sama halnya dengan Anda, atasan dan perusahaan memiliki sudut pandang tertentu. Pertimbangkanlah agar gagasan yang Anda sampaikan juga memenuhi kebutuhan dan minat mereka.

Munculkan beragam pilihan.
Mengarahkan atasan pada sebuah diskusi dan berbagi gagasan akan lebih memuaskan. Dengan demikian harapan tertutur dalam bentuk yang lebih diplomatis, bukan berupa tuntutan atau permintaan.

Sediakan data.
Keberhasilan Anda memperjuangkan nasib ini, akan lebih besar kemungkinan berhasilnya jika disertai data yang obyektif. Tidak semata tentang apa yang telah berhasil Anda kerjakan dengan baik, melainkan juga rencana Anda mengembangan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda.

Siapkan strategi B.
Seandainya Anda tidak bisa mempengaruhi atasan dengan cara persuasif seperti ini, siapkanlah rencana cadangan yang bisa mewujudkan harapan Anda. Hingga, Anda segera tahu apa yang dapat dilakukan saat berlalu dari ruangannya.

Pikirkan bagaimana meraih tujuan Anda.
Bagian ini adalah satu-satunya aspek negosiasi yang benar-benar dapat Anda kendalikan. Selain memperhitungkan berbagai saran ini, siapkan pula waktu dan energi Anda untuk meraih tujuan yang Anda harapkan

Pelajari kembali.
Cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan bernegosiasi, adalah dengan mempelajari secara eksplisit pengalaman-pengalaman Anda sebelumnya. Dan setelah Anda selesai bernegosiasi, lakukanlah refleksi apakah negosiasi Anda tadi berjalan baik, jika tidak pikirkan apa yang mungkin bisa Anda lakukan untuk membuatnya menjadi berbeda.