Pecinta ikan tentu senang jika bisa memelihara ikan kesayangan mereka sehingga mereka bisa melihat dan merawat ikan tersebut hingga bisa berkembang biak. Memelihara ikan dalam kolam yang besar tentu akan sulit terutama bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan karena daerah perkotaan hanya menyediakan lahan yang sedikit untuk bisa dikekola. Salah satu cara menyiasatinya adalah dengan memelihara ikan di dalam akuarium.



Memelihara ikan dengan menggunakan akuarium adalah salah satu jalan keluar bagi para pecinta ikan yang ingin memelihara ikan favoritnya sendiri jika lahan yang dimilikinya sangat terbatas. Akuarium bisa dibuat dengan berbagai ukuran sesuai dengan jenis ikan dan luas bidang yang Anda miliki. Bentuk umum yang biasa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari adalah berbentuk persegi panjang yang sekelilingnya terbuat dari kaca.


Meskipun terlihat sederhana, bukan berarti Anda bisa seenaknya saja memasukkan ikan ke kolam kaca tersebut dan berharap ikan yang Anda pelihara akan berkembang dengan sehat di dalamnya. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memilih dan melengkapi peralatan pelengkap yang biasanya diaplikasikan di dalam kolam kaca tersebut. 

Trik Memelihara Ikan di Dalam Akuarium

Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan ketika memelihara ikan di dalam akuarium.
  • Pilihlah jenis ikan yang sesuai untuk bisa dikembangkan. Untuk memilih ikan yang bisa dikembangkan di kolam kaca, Anda harus memastikan bahwa ikan yang Anda pelihara bisa bertahan dalam Ph air yang Anda sediakan dalam akuarium. Selain itu, pilihlah ukuran ikan yang jauh lebih kecil dari ukuran tempat yang Anda sediakan. Jangan biarkan ikan yang Anda pelihara menjadi stres karena ruang renangnya terlalu sempit. 
  • Sebelum menindahkan ikan yang baru Anda beli ke dalam kolam kaca Anda, akan ada baiknya jika Anda terlebih dahulu mengarantina ikan tersebut dalam wadah yang berbeda selama beberapa hari. Hal ini dilakukan untuk memperkecil kemungkinan ikan tersebut membawa bakteri-bakteri jahat yang dapat mengganggu perkembangan ikan lainnya.
  • Anda juga harus melengkapi kolam kaca tersebut dengan peralatan yang memang benar-benar harus dimiliki, seperti filter air dan pompa udara karena beberapa jenis ikan akan sangat memerlukan peralatan pendukung tersebut untuk bisa berkembang dengan baik.
  • Akuarium juga harus sering dibersihkan dan diganti airnya agar kotoran ikan dan bakteri tidak berkembang biak dan mengganggu kesehatan ikan yang Anda pelihara. Anda juga harus memastikan bahwa air yang Anda gunakan tidak menggandung kaporit ataupun klorin karena bagi ikan kedua zat tersebut merupakan racun yang dapat mematikan. 
  • Memelihara ikan di dalam kolam kaca tidak sesulit yang dibayangkan karena ukurannya lebih kecil dan bisa ditempatkan di mana saja. Namun, hal itu bukan berarti Anda harus menyepelekan hal-hal yang menyangkut pemeliharaan ikan dengan menggunakan kolam kaca yang satu ini. Meskipun tidak sulit, Anda harus tetap berhati-hati agar jangan sampai Ph air di dalam air berubah atau membiarkan kolam berlumut sehingga menyebabkan petumbuhan bakteri-bakteri jahat.
  • Anda juga harus berhati-hati dalam memilih peralatan dan aksesoris yang akan Anda masukkan ke dalam kolam kaca tersebut. Jangan sampai aksesoris yang Anda masukkan bukannya membuat kolam terlihat cantik, tapi malah mematikan ikan-ikan yang sudah dengan susah payah Anda pelihara.
  • Jika Anda tidak cukup percaya diri untuk memelihara ikan di rumah Anda sendiri karena Anda tidak bisa meluangkan waktu untuk hobi Anda tersebut, Anda bisa mengunjungi akuarium-akuarium yang bisa dikunjungi oleh masyarakat umum.

Akuarium-Akuarium Terbaik di Dunia

Terdapat banyak tipe akuarium mengagumkan dengan ratusan jenis ikan yang dapat Anda kunjungi setiap saat. Berikut adalah beberapa akuarium terbaik di dunia.
  • Oceanario de Lisboa

Akuarium ini didirikan pada 1998 dan memiliki lebih dari 450 spesies binatang laut. Oceanrio de Lisboa terletak di Kota Lisbon Portugal dan dirancang oleh Peter Chermayeff. Akuarium besar  ini mampu menampung sebesar 5.000 m3 yang diisi oleh ribuan ikan dari berbagai spesies. Oceanario tidak hanya memelihara ratusan jenis ikan, tapi juga burung, mamalia, dan ubur-ubur sehingga membuat kolam yang satu ini terlihat fantastik.
  • AQWA

Akuarim berikutnya yang tidak kalah menakjubkannya adalah AQWA yang tedapat di Kota Perth Australia. AQWA  lebih mirip dengan samudra bawah laut yang sengaja dibangun secara privat dan mulai dibuka pada 13 april 1988.
Pada awalnya, AQWA diberi nama Coral World International and Moris sampai tahun 1991 kemudian diganti menjadi Aquarium of Western Australia atau yang disingkat dengan AQWA pada 1 januari 2001. Akuarium ikan yang ada di AQWA berukuran tinggi 40 meter dengan lebar 20 meter yang dapat menampung 3 juta liter air laut. 
  • L'Oceanogràfic

L'Oceanogràfic adalah akuarium menakjubkan berikutnya yang terdapat di Kota Velencia Spanyol. L'Oceanogràfic dibangun sebesar 111.000 square meter yang dapat menampung 42 juta liter air serta  45 ribu hewan dari 500 spesies yang terdiri atas ikan, mamalia, reptil, burung, dan hewan hewan invetebrata. Félix Candela, Alberto Domingo, dan Carlos Lázaro adalah para arsitek yang merancang bangunan ini.
  • Chuaraumi Aquarium

Ini adalah akuarium kedua terbesar setelah Georgian Aquarium. Chuaraumi Aquarium kali pertama dibuka pada 1 November 2002 di Kota Motobu Pulau Okinawa Jepang. Chuaraumi Aquarium terdiri atas 77 tank yang mampu menampung sebanyak 10.000 m3 air. Chuaraumi Aquarium memiliki 26 ribu hewan laut yang terdiri atas 740 spesies dan 80 di antaranya berupa coral laut. Kita tidak hanya bisa melihat ikan-ikan tersebut dari balik kaca, tapi mereka juga mengadakan pertunjukan lumba-lumba, ikan duyung, dan hiu.
  • Georgian Aquarium

Akuarium berikutnya adalah Georgian Aquarium yang terdapat di Atlanta Amerika Serikat. Georgian Aquarium disebut-sebut sebagai akuarium terbesar karena ukurannya yang mampu menampung 24.000 m3 dan mampu menampung hewan laut sebanyak 120 ribu ekor dari 500 spesies yang ada.
  • Dubai Aquarium

Akuarium yang terdapat di Dumai Mall, yaitu pusat perbelanjaan terbesar di dunia, ini juga tidak kalah megahnya. The Mall's Dubai Aquarium and Discovery Centre dibangun dan dioperasikan oleh Oceanis Australia Group.
Meskipun tidak sebesar akuarium lainnya, Guiness World Record mencatat bahwa The Mall's Dubai Aquarium and Discovery Centre merupakan akuarium yang menggunakan panel acrylic terbesar. Ukurannya yaitu dengan lebar 32 m, 88, tinggi 8,3 m, dengan ketebalan 750 mm dan berat 245,614 kg.
  • Sea World

Indonesia memiliki Sea World yang terdapat di Ancol Jakarta. Sea world sendiri merupakan taman biota laut yang dibentuk seperti underwater aquarium yang mulai dibangun pada 1 oktober 1980 dan mulai beroperasi pada 3 juni 1982. Sea World dibagi menjadi 5 bagian yaitu akuarium utama yang terdiri atas 3500 spesies ikan yang terdapat di Indonesia, kolam ikan air tawar, Lorong Antasena, Aquarium Dugong, dan Aquarium Ekosistem.
Dunia internasional sendiri telah melirik kolam kaca ini sebagai media untuk dunia seni dan melaksanakan kontes akuarium terbaik setiap tahunnya. Ajang ini cukup menarik minat para pecinta ikan yang memang hobi membudidayakan ikan-ikan kesayangannya. Kolam kaca yang dulunya polos tanpa hiasan dapat disulap menjadi hutan hujan tropis bawah laut yang hijau seperti yang dibuat oleh A.J. Judy Prajitno Putra yang menempati urutan ke 10 tingkat dunia.