Sebuah hubungan pasti tidak ada yang sempurna. Kadang setelah putus pun rasa sayang untuk mantan masih ada, atau mungkin rasa menyesal karena telah putus. Di saat-saat seperti ini pasti terlintas di benak kamu untuk balikan dengan mantan, ya kan?

Ingin kembali dengan mantan wajar dialami oleh semua orang, kamu tidak perlu malu. Kadang ada beberapa pasangan yang justru lebih langgeng setelah kembali bersama. Proses putus juga bisa menjadi sesuatu yang menyadarkan kita dan si mantan tentang perilaku-perilaku yang kurang berkenan dan membuat kita jadi lebih dewasa.
Yang utama adalah kamu dan mantan bisa sama-sama menyetujui penyebab kalian putus. Jika kalian sudah berhasil mengetahui kenapa kalian putus, jika hendak kembali bersama, berusahalah menghilangkan masalah ini terlebih dahulu.
Masalah penyebab putus pertama adalah PERTENGKARAN. Ada pasangan yang putus karena ribut-ribut kecil yang menumpuk, ada juga yang karena satu pertengkaran besar. Sebelum kembali bersama ketahui dulu apa penyebab utama (dan paling sering) pertengkaran kamu.
Penyebab putus kedua adalah KOMUNIKASI. Cara dan frekuensi orang berkomunikasi berbeda, ada yang pendiam, ada yang cerewet. Jika ini penyebab kamu putus, coba ubah pola komunikasi kalian berdua.
Nah, penyebab putus ketiga adalah WAKTU BERSAMA. Kadang tiap orang dalam sebuah hubungan memiliki persepsi berbeda tentang berapa banyak dan bagaimana menghabiskan waktu bersama. Coba bicarakan dan cari solusi terbaik yang paling tepat untuk kalian berdua jika hendak kembali bersama.
Yang keempat adalah RASA TIDAK AMAN. Contoh: kamu ingin serius dengannya, tapi dia masih ingin mencoba berhubungan dengan orang lain, ini akan menimbulkan perasaan tidak aman pada diri kamu. Perasaan ini timbul saat kamu merasa dia ‘selingkuh’ dari hubungan kalian dan tidak cukup berkomitmen. Coba tingkatkan komitmen kamu atau dia jika benar-benar akan balikan. Bertengkar pun sebuah contoh komitmen lho…kalau sudah cuek sepenuhnya, baru patut hati-hati.